Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

28 July 2015

Kampung Coklat

Kampung Cokelat berada di Biltar Jawa Timur. 
Tiket masuk Rp 5.000,- per orang. 
Di sana bisa belajar mengenai berbagai macam tentang cokelat, mulai budidaya kakao dll. 
Banyak jajanan yang disediakan, seperti : mie coklat, kue coklat, dll. 
Ada juga pertunjukan ketupat coklat atau kupat cokelat, yang diadakan pada saat Lebaran. 

25 July 2015

Visa dan Internet Gratis, Bisa Mendongkrak Kunjungan Wisata

Jepang memberlakukan Visa gratis untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
Di Gunung Fuji, wisatawan bisa mengakses internet gratis dengan free WiFi atau hot spot. 

Mungkin ini bisa kita contoh:
Berlakukan Visa gratis untuk Warga Negara Asing (WNA) Jepang. 
Berikan akses gratis bagi pengunjung atau wisatawan gunung di Indonesia, terutama Gunung Bromo. 

09 January 2015

Sosialisasi Gerhana Matahari Total 2016

Komunitas dan Lembaga Astronomi Indonesia akan Sosialisasikan Gerhana Matahari Total 2016

Komunitas dan Lembaga Astronomi Indonesia akan Sosialisasikan Gerhana Matahari Total 2016

Ditulis 5 Jan 2015 pukul 16:43 | Dilihat: 1443

Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT ) yang akan melintasi langit Indonesia pada 9 Maret 2016 aman disaksikan oleh masyarakat luas asalkan mematuhi pedoman. Untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai GMT beserta cara-cara mengamatinya, komunitas dan lembaga astronomi di Indonesia terjun langsung ke daerah-daerah yang dilintasi GMT.

08 January 2015

Konservasi untuk Upaya Pelestarian Satwa


Upaya Pelestarian Satwa Melalui Konservasi (Taman Safari Indonesia II)

Upaya-upaya untuk melestarikan beraneka ragam satwa liar telah diwujudkan oleh pemerintah dan masyarakat dengan menetapkan bentang-bentang alam tertentu sebagai kawasan-kawasan konservasi. Di Indonesia, upaya pelestarian satwa liar dilakukan secara in situ dan ex situ. Pelestarian in situ merupakan usaha pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya. Pelestarian ini ditekankan agar suatu jenis satwa di habitat alinya tetap terjaga dan terpelihara. Pelestarian in situ dilakukan di tempat-tempat yang dilindungi pemerintah. Contohnya, pelestarian Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Sedangkan, pelestarian ex situ dilakukan terhadap suatu spesies di luar habitan aslinya. Pelestarian ex situ dilakukan terhadap hewan langka dan hampir punah. Contoh tempat pelestarian ex situ adalah Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan, yang terletak di Jawa Timur Indonesia.
Taman Safari Indonesia II yang merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Group yang terletak di Desa Jatiaro, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur dan memiliki luas lahan 400 ha serta berada di kaki Gunung Arjuno. Keberhasilan Taman Safari Indonesia Group dalam bidang konservasi dan edukasi mengenai satwa, menjadikan Taman Safari Indonesia II Prigen menjadi pusat konservasi di Jawa Timur. Taman Safari Indonesia II dibangun dengan konsep Modern Zoo, dengan satwa-satwa yang dilepas secara bebas seperti di habitat aslinya. Hal ini akan memberikan harapan dan dampak yang positif bagi kelangsungan kehidupan satwa itu sendiri maupun terhadap pengunjung, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan cinta puspa dan satwa eksotik beserta lingkungannya. 
Hingga saat ini, satwa liar masih menjadi incaran para pemburu gelap, yang mengakibatkan kelangkaan satwa-satwa liar tertentu. Ada beberapa alasan mengapa mereka diburu. Pertama, untuk diperjualbelikan sebagai satwa peliharaan. Semakin langka suatu satwa, semakin mahal pula harganya. Kedua, untuk dikonsumsi daging atau telurnya. Di beberapa daerah Kepulauan Nusantara, menyantap satwa liar merupakan bagian tradisi penduduk setempat. Ketiga, untuk dijadikan hiasan. Hiasan dapat berasal dari tubuh hewan yang diawetkan, atau dari bagian tubuh tertentu seperti gading gajah dan kerapas penyu. Keempat, sebagai bahan baku pembuatan barang-barang seperti tas, sepatu, dan mantel. Kelima, sebagai bahan obat-obatan. Banyak orang percaya bahwa satwa liar memiliki khasiat menyembuhkan penyakit. Beberapa jenis satwa liar yang biasa digunakan sebagai obat adalah ular kobra, kukang, dan badak. Darah, empedu dan sumsum kobra dipercaya dapat menyembuhkan penyakit liver. Daging kukang dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Kulit dan cula badak dipergunakan dalam pengobatan tradisional, dan dipercaya mampu mengobati demam, menyusutkan tumor, atau menyembuhkan patah/retak tulang.
Namun sayangnya, masyarakat kurang mengindahkan asas konservasi. Mereka mengambil satwa-satwa liar tersebut dari alam tanpa membudidayakan terlebih dahulu. Bahkan, pengambilan sumberdaya alam itu tidak sebatas kebutuhan pengobatan semata, melainkan sebagai mata pencaharian. Pemanfaatan yang berlebihan menyebabkan turunnya populasi satwa-satwa liar di habitatnya. Beberapa jenis dari satwa-satwa itu pun terancam punah. Kepunahan suatu jenis satwa liar berdampak pada rusaknya ekosistem. 
Memelihara satwa liar, selain membutuhkan biaya besar, juga menimbulkan resiko tertular penyakit. Satwa liar merupakan salah satu sumber munculnya penyakit zoonotik. Penyakit zoonotik artinya penyakit yang ditularkan oleh hewan kepada manusia, seperti antraks, leptospirosis, rabies, dan flu burung. Rasa sayang terhadap satwa liar tidak selalu harus diwujudkan dengan memelihara atau memilikinya. Membiarkan satwa itu hidup bebas merupakan tindakan yang paling bijaksana untuk mendukung upaya pelestariannya.

Jangan (Biasakan) Minta Oleh-Oleh


21 December 2014

Gerhana Matahari Total di Indonesia Maret 2016

The  March 2016 Total Solar Eclipse Best observed from Indonesia


The Maret 2016 Gerhana Matahari Total Terbaik diamati dari Indonesia

Gerhana Matahari akan terjadi di Indonesia pada 9 Maret 2016, tepat pukul 08.58.19 Waktu Indonesia Barat. Para ilmuwan setuju bahwa fenomena yang luar biasa dan luar biasa ini akan menjadi yang terbaik terlihat di Indonesia dari sejumlah kota di lengkungan atas kepulauan kota ini meliputi: Palembang dan Tanjung Pandan (di Sumatera), Palangkaraya, Balikpapan (Kalimantan) Palu (Sulawesi Tengah), Ternate (Maluku Utara), dan Sofifi (Papua)

13 August 2014

WNI Bebas ke Jepang Tanpa Visa

Januari 2015, WNI Bebas ke Jepang Tanpa Visa  

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberi fasilitas bebas visa bagi warga negara Indonesia yang berkunjung ke negeri itu. Menurut dia, hal ini disampaikan secara resmi oleh Fumio Kishida, Menteri Luar Negeri Jepang, dalam kunjungannya, pada Selasa, 12 Agustus 2014. 


"Beliau sampaikan secara resmi bahwa mereka sudah mengambil keputusannya. Tidak disebut kapan mulai berlakunya, tapi yang saya dengar pada Januari 2015 mulai berlaku," kata Marty.

Merespons kebijakan itu, Marty menyebut pemerintah Indonesia akan melakukan hal yang sama dengan memberikan fasilitas bebas visa bagi warga negara Jepang untuk berkunjung ke Indonesia. "Sesuai prinsip resiprositas, maka kita memulai langkah ke arah pembebasan visa bagi warga negara Jepang yang berkunjung ke Indonesia." 

Meski tak menyebut waktu pasti, Marty menyatakan kebijakan itu akan dilakukan secepatnya. "Alangkah baiknya kalau bisa dilakukan secara sinergis, kita lakukan secara serentak." 

Secara internasional, rezim visa sendiri memiliki empat tingkatan. Pertama, yang paling ketat, warga negara asing yang akan masuk ke negara lain perlu calling visa. Kedua, visa biasa. Ketiga, visa yang diminta saat baru tiba di suatu negara atau visa arrival. Terakhir adalah bebas visa. Saat ini Indonesia baru menerapkan kebijakan bebas visa kepada negara-negara ASEAN dan empat negara lain.

Langkah ini diambil mengingat kuantitas dan kualitas warga dari dan ke Jepang. Jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia cukup besar, terakhir tercatat mencapai 500 ribu orang. Dengan kebijakan bebas visa ini, dia memperkirakan arus wisatawan Indonesia ke Jepang dan sebaliknya akan meningkat. Marty mengatakan bukan hanya jumlah wisatawan yang besar, selama ini pula wisatawan Jepang di Indonesia dinilai berkontribusi baik dan tidak ada masalah yang pernah timbul. 







Judul asli : Januari 2015, WNI Bebas ke Jepang Tanpa Visa  
Oleh : ATMI PERTIWI

08 August 2014

Raja Ampat Menjadi Kawasan Konservasi Ikan Pari

Raja Ampat Dijadikan Kawasan Konservasi Manta


Ikan pari atau yang dikenal sebagai manta terancam punah karena sering diburu untuk disulap menjadi hidangan mahal dan pengobatan. Kepulauan Raja Ampat sebagai salah satu habitat hewan langka tersebut. Kawasan taman nasional yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tersebut menjadi 7 daerah perlindungan laut terpisah untuk konservasi manta.

Indonesia memiliki dua spesies manta, yaitu manta karang (Manta alfredi) dan manta laut (Manta birotris). Sejak Februari 2014, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Surat Keputusan (No.4/KEPMEN/-kp/2014) yang melarang siapapun menangkap dan mengekspor manta dari laut di kepulauan Indonesia. Bahkan, laut Indonesia dijadikan kawasan konservasi manta terbesar di dunia.


"Berdasarkan pertimbangan surat keputusan, manta harus dilindungi di seluruh laut Indonesia dan dilarang untuk diekspor untuk generasi mendatang," jelas Sharif C. Sutardjo, Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

Manta Trust, badan konservasi dibawah pimpinan Sarah Lewis ini telah mengumpulkan data tentang manta di Kepulauan Raja Ampat. Pihaknya akan memonitor populasi dan menginvestigasi gerakan migrasi kedua spesies.Salah satu hasil dari penelitian itu adalah penemuan seekor manta betina yang tengah hamil di Manta Sandy, Kepulauan Raja Ampat. Hewan tersebut akan menjadi manta pertama di alam liar yang kelahirannya dipantau manusia.

Manta merupakan ikan kharismatik karena tingkahnya, tidak berbisa, tidak berbahaya, dan ramah dengan manusia. Hanya saja ketika bertemu dengannya, penyelam harus hati-hati karena bentangan sayap manta mencapai 7 meter. Manta harus dilindungi karena perkembangbiakan mereka begitu lambat. Seekor manta mencapai kematangan seksual pada usia 8-10 tahun, usia kehamilan pun berkisar 2-5 tahun.

Di Indonesia, segerombolan manta dengan mudah ditemukan di Raja Ampat, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur, Laut Sawu di Maluku, dan di selatan Bali dekat Nusa Penida.

Kepulauan Raja Ampat sendiri merupakan pulau di ujung barat Papua, terdiri 1.500 pulau yang  tampak cantik dikelilingi laut jernih berwarna biru dan toscha, empat pulau yang terbesar adalah Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta. Seluas 4,6 juta hektar ini berada di jantung pusat segitiga karang dunia atau coral triangle.

Di sinilah berdiam pusat keanekaragaman hayati laut tropis terkaya di dunia dan menjadi daya tarik bagi pecinta wisata bahari. Surga tropis ini juga adalah rumah bagi 1.000 spesies terumbu karang dan ikan, 5 jenis penyu yang terancam punah, 700 jenis moluska, serta 7 jenis kerang raksasa yang langka.



Judul asli : Raja Ampat Dijadikan Kawasan Konservasi Manta 

03 August 2014

Marina Bay Sands Singapura

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

infinity-pool




Tags :
Marina Bay Sands Hotel
Garden by the Bay Singapore
MRT station
SkyPark, area terbuka di lantai 57 Marina Bay Sands Hotel yang memiliki taman, restoran, bar, observation deck dan kolam renang dengan panjang 150 meter.


Sumber :
http://www.wego.co.id/berita/norak-di-marina-bay-sands?ts_code=99b7e&utm_source=newsletter&utm_medium=email&utm_campaign=edm24Jul2014&utm_content=WegoID&&utm_source=CRM&utm_medium=Email&utm_content=Wego+Indonesia&utm_campaign=Bahasa+Indonesia+Newsletter+Final+%28Mad%29

Wisata di Lombok

Pantai Selong Belanak yang tekstur pasir putihnya sangat halus. (FOTO: Wego Indonesia Photo Contest/Adhi Prayoga)
Pantai Selong Belanak, Lombok yang tekstur pasir putihnya sangat halus. (FOTO: Wego Indonesia Photo Contest/Adhi Prayoga)


Sebagai pulau yang kerap disebut sebagai Bali kedua, Lombok menawarkan banyak objek wisata yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Dengan kondisi alam yang juga serupa, potensi wisata Lombok berpusat di wilayah pesisir, meskipun ada tempat-tempat wisata non-pantai di Lombok yang juga tak kalah menawannya.
Lombok Barat, sebuah kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Barat, menjadi pilihan para wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai dan namun tetap sarat sejarah dan budaya. Begitu lengkapnya hingga beredar anekdot bahwa wisatawan dapat menemukan budaya Bali di Lombok, namun tidak sebaliknya. Suku asli yang hidup di Lombok adalah Sasak, yang hampir seluruhnya beragama Islam.
Umumnya wisatawan datang ke Lombok untuk menikmati Pantai Senggigi dan beberapa empat pulau kecil (Gili) yang berada di barat laut Pulau Lombok, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Namun ada pula yang lebih memilih untuk mendaki Gunung Rinjani di Lombok Utara, menikmati pesisir Kuta, Sekotong, dan Tanjung Aan di Lombok Selatan.
Berhubung mayoritas kegiatan yang dilakukan adalah aktivitas air, wisatawan dianjurkan untuk mengunjungi Lombok Barat saat musim kemarau, yakni semester pertama, sekitar Januari – Juni. Namun mengingat beberapa tahun belakangan Indonesia seperti mengalami anomali iklim, maka ada baiknya untuk mengecek ke beberapa situs penyedia paket wisata lokal perihal rencana wisata. 



Transportasi menuju Lombok
Bandara Internasional Lombok resmi beroperasi sejak Oktober 2011 menggantikan Bandara Selaparang. Saat ini sudah banyak penerbangan ke lombok yang disediakan oleh Garuda Indonesia, Lion Air, dan Merpati menuju Lombok dari kota-kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Makassar, Medan, Pontianak, Sorong, dan lain-lain.


Aktivitas di Lombok
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Lombok. Atraksi utama di Pulau ini adalah koleksi pantainya. Jika kebetulan berkunjung antara Februari – Maret, kamu bisa menyaksikan perayaan Bau Nyale di Pantai Kuta. Untuk yang hobi berselancar, bisa menjajal ombak di Pantai Batu Bolong.
Kalau senang mengejar sunset, Gili Trawangan bisa dijadikan pilihan. Namun kalau kamu senang menyelami bawah laut Lombok atau sekadar snorkeling, Sekotong adalah pilihan yang tepat. Sambangi juga Klui dan Pandanan juga ingin mencari pantai dengan suasana yang lebih tenang.
Bagi yang senang wisata sejarah dan budaya, bisa menyambangi Istana Air Maruya di pusat kota Mataram atau Pura Meru yang masih berada di satu kawasan. Kamu bisa juga mengunjungi Desa Batu Kumbung untuk melihat proses pembuatan kain tenun yang dilakukan secara tradisional oleh kaum perempuan di desa ini.


Tempat wisata di Lombok

Pantai Senggigi
Terletak di barat pulau Lombok, Pantai Senggigi menawarkan pemandangan matahari yang memukau. Pantai berpasir putih ini menjadi salah satu primadona wisata pesisir di Lombok.  Ukurannya memang tidak seluas Pantai Kuta di Bali, namun kondisinya masih lebih asri jika dibandingkan dengan pantai tersebut. Pantai ini cocok untuk snorkeling karena ombaknya tidak terlalu besar akibat pecah di tengah akibat terumbu karang.

Gunung Rinjani
Rinjani adalah gunung berapi megah yang berada dalam jalur Ring of Fire di Indonesia. Gunung setinggi 3.726 meter ini merupakan gunung tertingi kedua di Indonesia setelah Jayawijaya di Papua. Butuh waktu minimal 5 hari agar bisa menikmati pendakian Rinjani. Pemandangan dari puncak Rinjani disebut-sebut sebagai salah satu pemandangan terindah di Indonesia.
Gunung Rinjani berada di kawasan taman nasional seluas 41.330 hektar sebagai habitat flora dan fauna Australasia. Jalur pendakian Rinjani yang melalui rute Senaru hingga ke Sembalun Lawang dianggap sebagai salah satu trek terbaik di Asia Tenggara. Total durasi pendakian selama 3 hari, atau mencapai 4 hari jika meneruskan hingga ke kawah gunung berapi. Setiap pengunjung yang akan melakukan pendakian akan dikenakan tarif yang digunakan untuk biaya pemeliharaan dan konservasi kawasan taman nasional. Setidaknya ada tiga alasan untuk mendaki Rinjani, yakni untuk menikmati panorama dari puncak Anjani, eksplorasi Danau Segara Anak, dan menjajal mandi sauna di Gua Susu.

Pura Batu Bolong
Masih di kawasan Pantai Senggigi, sekitar setengah jam berjalan kaki, wisatawan dapat menyambangi pura Batu Bolong. Banayak cerita yang beredar tentang pura ini menurut legenda setempat. Diantaranya, pura ini pernah menjadi tempat pengorbanan gadis/perawan untuk  menjadi makanan ikan hiu, dan sering dijadikan tempat bunuh diri para gadis akibat patah hati.

Desa Tetebatu
Tetebatu adalah desa wisata yang terletak di kaki Gunung Rinjani di kawasan timur Lombok. Desa ini cocok disambangi bagi mereka yang menyukai suasana pedesaan dengan area persawahan yang menghampar. Di sekitarnya terdapat banyak kampung tradisional penghasil kerajinan ikat dan tembikar.
Tetebatu juga memiliki tempat wisata alam yang bisa dinikmati, seperti Air Terjun Juku, Taman Wisata Tetebatu, dan Air Terjun Jeruk Manis. Jalan-jalan di sekitar sawah untuk mendapatkan pemandangan terbaik saat berwisata di desa ini.

Pantai Klui
Ingin mencari pantai yang tidak terlalu mainstream seperti Senggigi atau Gili Trawangan? 20 menit berkendara ke utara, ada sebuah pantai bernama Klui yang belum banyak dikunjungi wisatawan. Pantai berpasir hitam dan berbatu ini juga bisa dijadikan alternatif untuk menyaksikan sunset. Di kawasan ini hanya ada satu penginapan. Jika budget terbatas, atau justru ingin mendapatkan sensai berbeda, kamu bisa membangun kemah di tepi pantai. Namun ingat, pastikan untuk tidak meninggalkan sampah di lokasi.

Pantai Pandanan
Ke Lombok utuk menyepi? Pantai Pandanan bisa dijadikan pilihan. Pantai yang tergolong masih sepi ini menawarkan pemandangan yang tak kalah indahnya. Bentangan pasir putihnya berpadu dengan biru laut yang relatif tenang. Mau berenang atau sekadar tidur-tiduran di bawah pohon sembari menikmati kelapa muda saat menunggu sunset , bebas saja.

Tanjung Aan
Satu lagi pantai menawan yang dimiliki Lombok. Tanjung Aan terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya. Seperti pantai-pantai lain di Lombok, air Pantai Tanjung Aan jernih kebiruan dengan pasir putih menyerupai merica, sehingga pantai ini juga kerap disebut Pantai Tanjung Merica.
Berjalan ke ujung kiri pantai, terdapat sebuah batu berbentuk unik bernama batu Payung. Batunya tegak menjulang dan bisa menjadi tempat berteduh saat matari sedang bersinar terik.
Tak seperti Gili Trawangan yang ramai, Tanjung Aan cenderung hening dan jauh dari keramaian. Tidak ada penginapan di kawasan ini. Penginapan terdekat ada di sekitar Pantai Kuta yang lokasinya tak jauh dari sini.

Tebing Pengsong
Penyuka aktivitas menantang? Tak ada salahnya mencoba menjajal ketingian Tebing Pengsong yang berlokasi di selatan kota Mataram ini. Beragam jenis jalur panjat ada di sini, mulai dari jalur sport, boulder, sampai artifisial. Tebing Pengsong sebenarnya masih bagian dari daerah wisata Gunung Pengsong. Panjang jalur panjatnya bervariasi, yakni antara 7 – 15 meter dengan tingkat kesulitan berkisar antara 5,9 – 5,11. Usai lelah memanjat, kita bisa beristirahat di bale-bale Pura Pengsong, yang berada di atas tebing sambil menikmati pemandangan sawah yang menghampar.

Gili (Trawangan, Meno, dan Air)
Istilah “gili” dalam bahasa lokal memiliki arti “pulau”. Ketiga pulau ini tak bisa dipisahkan dari destinasi wisata di Lombok Barat, yang menjual keindahan pesona pesisir pantai. Ketiganya juga menawarkan pantai pasir putih yang alamnya masih terjaga dengan baik. Jarak tempuh dari Pantai Senggigi ke ketiga pulau ini sekitar 30 menit.
Sebagai pulau terbesar, Gili Trawangan menawarkan suasana meriah dengan pengunjungnya mayoritas berusia muda. Di pulau ini, wisatawan  juga dapat menikmati sunset sambil menatap keindahan Gunung Agung dari kejauhan.
Gili Meno hadir untuk memanjakan wisatawan yang mengidamkan relaksasi dalam suasana yang cenderung sunyi. Lain lagi dengan Gili Air, pulau yang jaraknya paling dekat dengan Pulau Lombok ini bisa dibilang merupakan perpaduan kedua pulau sebelumnya. Selain islands hopping, kita juga bisa diving, snorkeling, atau sekadar berenang santai di ketiga gili ini. Agar lebih leluasa mengeksplorasi pulau, banyak penyewaan sepeda yang bisa kita temukan.

Batu Layar
Makam keramat Batu Layar bisa dijadikan opsi bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana lain saat berlibur ke Lombok Barat. Ini adalah makam seorang ulama yang sekaligus menjadi tempat suci para penganut Wetu Telu, salah satu praktik keagamaan masyarakat Lombok. Tempat ini ramai dikunjungi saat Lebaran Topat, lebaran kecil yang dirayakan masyarakat Sasak satu minggu setelah Idul Fitri. Batu Layar menjadi lokasi awal perayaan ini dengan digelarnya upacara Nyangkar.

Desa Sade
Sadei adalah desa wisata di Lombok tengah tempat bermukimnya masyarakat Sasak yang merupakan suku asli Lombok. Sebagian besar warga di sini berporfesi sebagai pengrajin kain tenun. Konon salah satu syarat seorang perempuan agar bisa dilamar adalah ia bisa menenun.
Setelah mengisi buku tamu di area gapura desa, kita akan menyusuri lorong desa yang  dipenuhi para pengrajin kain tenun. Arsitektur rumah-rumah di desa ini mengadaptasi gaya lumbung khas Lombok yang dibangun menggunakan campuran kotoran ternak dan tanah. Semua kain tenun yang dihasilkan dibuat secara tradisional menggunakan alat-alat sederhana. Jika mencari oleh-oleh tenun khas Lombok, desa adat ini adalah tempatnya.

Pantai Selong Belanak
Pantai ini menyuguhkan pemandangan yang tak kalah indah. Hamparan pasir putih berapdu kontras dengan air laut yang berwarna biru kehijauan. Pasir putihnya lebih halus dari pantai-pantai lain di Lombok. Rasakan sensasi berjalan di atas halusnya pasir Pantai Selong Belanak tanpa alas kaki.
Mendaki sedikit ke atas bukit maka kita bisa menyaksikan pemandangan sekitar secara lebih menyeluruh. Perjalan menuju lokasi pantai ini membuat kita ekstra hati-hati, sebab jalan yang naik turun dan berliku-liku.


Wisata kuliner Lombok
Kuliner khas Lombok yang kerap menjadi incaran para wisatawan selain aneka ragam makanan laut, adalah Ayam Taliwang. resep yang berasal dari sebuah desa bernama Karang Taliwang di kawasan Cakranaegara ini  awalnya dibuat oleh seorang warga bernama H. Moerad. Hingga kini, restoran Ayam Taliwang H. Moerad masih menjadi favorit. Ayam yang digunakan untuk menu ini biasanya ayam kampung berusia tiga hingga lima bulan, agar dagingnya terasa empuk.
Menu pendamping yang biasa dipesan adalah Plecing Kangkung. Yang membedakan menu ini dengan tumis kangkung pada umumnya terletak pada parutan kelapa yang disangrai, lalu ditaburi di atasnya bersama sambal. Kuliner khas Lombok lain yang bisa dicoba adalah Beberuk, Bebalung, Sate Bulayak, dan masih banyak lagi. Sebagai penutup, Es Kelapa Muda Madu adalah minuman yang cocok dinikmati ketika berlibur ke daerah pantai. Madu yang digunakan asli Sumbawa, sehingga rasanya lebih orisinil. Tidak terlalu manis.
Ada pula Sate Bulayak yang bisa terbuat dari daging sapi yang dilumuti bumbu khas Sasak. Cara makannya dengan mencocol bulayak ke bumbu sate yang sudah disediakan. Pedang sate ini banyak ditemui di beberapa objek wisata, misalnya Taman Suranadi, Pura Lingsar, dan Taman Narmada. Jika mengidam masakan internasional, deretan restoran di sepanjang Senggigi bisa dicoba. Beberapa diantaranya Square, dan Papa Besar Cafe. Sementara di kawasan Gili Trawangan, Scallywags Bar & Grill dan restoran Villa Ombak juga bisa dicoba.


Belanja oleh-oleh Lombok
Selain wisata bahari dan kuliner, para wisatawan juga dapat menikmati Lombok dengan berwisata belanja. Banyak kerajinan daerah untuk oleh-oleh yang bisa diperoleh dengan harga yang relatif murah. Kerajinan mutiara dan emas dapat diperoleh di Desa Sekarbela. Lokasinya mudah dijangkau kendaraan.
Jika tertarik dengan kain tenun, Sukarara dan Desa Sade layak dicoba karena menjual tenun tradisional yang masih menggunakan bahan pewarna dari akar dan dedaunan. Ada pula Pasar Cakranegara yang menjual suvenir berupa kaos wisata yang dijual dengan harga grosir. Bila berminat belanja kerajinan tembikar, mampir saja ke Banyumulek.


Penginapan di Lombok
Ada sekitar 73 penginapan di lombok dengan kelas yang berbeda-beda, mulai dari pondok wisata, hotel melati, hingga hotel berbintang, dengan jumlah kamar yang tersedia sekitar 1734 kamar. Untuk mendapatkan nuansa tradisional Indonesia, Alang-Alang Boutique Beach Hotel bisa dicoba. Dengan kapasitas kamar yang hanya berjumlah 19 buah, penginapan ini menawarkan suasana ketenangan nan intim. Cocok dipilih oleh wisatawan yang sedang berlibur berdua pasangan.
Salah satu hotel berbintang lima yang ada di kawasan ini adalah Hotel Tugu Lombok yang berlokasi di Pantai Sire. Hotel yang merupakan bagian dari grup Tugu Hotel ini hanya menyediakan 19 kamar, dengan fasilitas hotel berupa pusat kebugaran, dua buah kolam renang, dan Wi-Fi gratis. Ada pula Hotel Kuta Indah yang berkapasitas 35 kamar tidur, dengan fasilitas restoran yang menyediakan makanan tradisional Indonesi dan Eropa. Penginapan ini bisa dijadikan opsi bagi para wisatawan yang berada di Pantai Kuta Lombok, dan memiliki budget terbatas.
Penginapan lain yang bisa dicoba antara lain Hotel Villa Ombak, Villa Gili Eco, dan Hotel Gili Air yang masing-masing berada di Gili Meno, Gili, Trawangan dan Gili Air. Namun karena jarak antara Lombok dan ketiga Gili tergolong dekat, menginap di Senggigi dan island hopping ke ketiga gili tersebut bisa dijadikan alternatif.



Sumber: 

26 July 2014

Suroboyo Carnival Night Market: Taman Rekreasi Baru yang Menyenangkan di Surabaya

SCNM

Jakarta memiliki Dunia Fantasi Ancol, Bandung dan Makassar memiliki Trans Studio, jadi Surabaya ibukota Provinsi Jawa Timur akan segera memiliki taman rekreasi besar sendiri disebut Suroboyo Carnival Night Market, yang dibuka pada tanggal 28 Juli 2014, bertepatan dengan perayaan akhir bulan puasa Islam, Idul Fitri, pembukaan taman rekreasi baru ini diharapkan untuk menambah kemeriahannya. 

Suroboyo itu sendiri adalah pengucapan lokal dari nama "Surabaya", di mana dalam bahasa Jawa vokal "a" dieja "o". 

Terletak di Jalan Ahmad Yani No.333, hanya dengan jalan Juanda Gerbang Tol, Pasar Malam Suroboyo Karnaval mencakup luas lebih dari 8 Ha. Menerapkan konsep malam rekreasi, mirip dengan Batu Night Spectacular di dekatnya Kota Batu, Suroboyo Taman menggabungkan bazaar dan pasar, dengan permainan, olahraga, dan hiburan dalam satu arena yang terintegrasi. 

The Park memiliki lebih dari 50 wahana seru yang meliputi: Dewasa Bumper Car, Lampion Garden, Rumah Hantu, Shooting Gallery, Ferris Wheel Plaza, Art House, Tag Laser, Jepang Coaster, Coaster Tambang, Mini Bumper Car, Dome, 4D Cinema, Go Kart , Air Bike, Midway Games, anak Raya, anak-anak berbagai wahana, wahana keluarga, dan banyak lagi. Apa yang membuat taman ini istimewa adalah bahwa ada juga akan menjadi museum lilin yang mirip dengan Museum Madame Tussaud. 
Juga akan ada bazaar dan makanan pengadilan tematik yang unik menyajikan aspek beragam Surabaya seperti Mlaku Mlaku Nang Tunjungan-(Bagian Jawa), Kampoeng Arab Ampel (perempat Arab), dan Pecinan Kembang Jepun (Chinatown). 

Suroboyo Carnival Night Market dikembangkan dan dikelola oleh PT.Sinar Mutiara Sinergi dalam manajemen yang sama dengan Jatim Park 1, Batu Secret Zoo, dan Batu Night Spectacular di Batu, dan Wisata Bahari Lamongan (Lamongan Marine atraction) di Kabupaten Lamongan. 


Untuk lebih lebih Informasi hubungi: 
Islam  
Jl. A Yani 333 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. 
Telepon: +62 31 8433232 
Fax: +62 31 843 3232 
Email: suroboyocarnival@gmail.com 
Website: www.suroboyocarnival.com 



17 November 2013

Situs Perjalanan Online Terpopuler


Sistem konvensional semakin terpinggir dan berganti dengan teknologi. Hal ini pula berlaku pada tren reservasi fasilitas liburan seperti pemesanan hotel dan paket wisata. 

Belakangan, beberapa situs perjalanan dalam jaringan (online), kian naik daun. Situs tersebut banyak dimanfaatkan wisatawan yang hendak merencanakan liburan. 

Skift.com merilis beberapa situs  yang sering dimanfaatkan wisatawan untuk memesan fasilitas liburan. Barometer yang digunakan adalah statistik dari SimilarWeb dalam melihat lalu lintas konsumen yang memanfaatkan situs perjalanan tersebut selama bulan Oktober 2013.

Dalam daftar, Booking.com tercatat sebagai "raja" situs perjalanan online di dunia dengan pengunjung sebanyak 108 juta. Sedangkan Agoda.com yang berfokus di Asia menduduki peringkat lima dengan 22,6 juta pengunjung. 


Berikut 10 situs perjalanan online terpopuler menurut Skift.com

1. Booking.com (108 juta pengguna).
2. TripAdvisor.com (48,5 juta pengguna).
3. Hotels.com (29,3 juta pengguna).
4. Expedia.com (24,3 juta pengguna).
5. Agoda.com (22,6 juta pengguna).
6. Priceline.com (17,9 juta pengguna).
7. TripAdvisor.co.uk (17,9 juta pengguna).
8. Hotelurbano.com (17,1 juta pengguna).
9. Kayak.com (13,3 juta pengguna).
10. Ctrip.com (12,5 juta pengguna).


Editor : I Made Asdhiana