Showing posts with label Keamanan. Show all posts
Showing posts with label Keamanan. Show all posts

04 January 2015

DVI (Disaster Victim Identification)



DISASTER VICTIM IDENTIFICATION (DVI)

Surabaya – Indonesia merupkan wilayah yang rawan bencana baik bencana alam maupun akibat ulah manusia disebabkan letak geografis, jumlah penduduk, keterbatasan sarana. Setiap bencana pasti menimbulkan korban baik korban hidup yang mengalami luka-luka atau korban mati, secara teknis penanganan korban hidup telah mendapatkan perhatian yang cukup baik dengan melibatkan baik Pemerintah, LSM maupun masyarakat. Penanganan korban mati juga harus mendapat perhatian yang lebih optimal.

Saat ini identifikasi korban mati merupakan suatu hak asasi manusia (HAM) pada serta pemenuhan aspek legal sipil juga untuk keluarganya, termasuk identifikasi masalah korban bom atau korban akibat terorisme lainnya. Kementerian Kesehatan bersama dengan Kepolisian RI sejak tahun 1999 telah melakukan kerjasama dalam penanganan korban mati dengan beberapa kegiatan yang telah dilakukan, antara lain penerbitan buku Pedoman Penatalaksanaan Identifikasi Korban Mati pada bencana dan musibah massal.

01 January 2015

Lembaga Pemberantasan Ilegal Fishing Indonesia

Dua kapal nelayan berbendera asing dihancurkan oleh Angkatan Laut Indonesia setelah sebelumnya ditahan karena penangkapan ikan ilegal di perairan Ambon, Maluku (21/12).
Dua kapal nelayan berbendera asing dihancurkan oleh Angkatan Laut Indonesia setelah sebelumnya ditahan karena penangkapan ikan ilegal di perairan Ambon, Maluku (21/12).



Penanganan Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Perlu Serius dan Menyeluruh

Dewan Pembina Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mengatakan permasalahan ilegal fishing sudah berlangsung cukup lama dan perlu penanganan yang serius dan menyeluruh.

Fatiyah Wardah
Versi terbaru per: 26.12.2014 09:00

29 August 2014

TIPS MENGHINDARKAN DIRI DARI ‘HIPNOTIS’




Modus kejahatan saat ini semakin beragam saja, salah satu yang paling berbahaya yaitu hipnotis, yang memungkinkan pelaku kejahatan mengambil seluruh harta korban dengan cara membuat korban tidak menyadari tindakannya.

Ada beberapa hal yang dapat Mitra Humas lakukan untuk menghindarkan diri dari ancaman hipnotis, di antaranya:


(1) Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses SELF HYPNOSIS (kita mensugesti diri sendiri). Rasa takut kita dimanfaatkan oleh pelaku hipnotis.

(2) Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati Anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.

(3) Waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika Anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.

(4) Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Pada saat pikiran kosong, alam bawah sadar Anda terbuka sangat lebar, sehingga membawa peluang sugesti dari hipnotis masuk.

(5) Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan Anda.

(6) Hilangkan kebiasaan latah, karena latah dapat membuka alam bawah sadar untuk mengikuti perintah.

(7) Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang para pelaku kejahatan hipnotis melakukan aksinya secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.

Tetaplah Waspada Dan Hati-Hati Mitra Humas, Awali Aktivitas Mitra Humas Dengan Doa


by Polda Metro Jaya







Sumber : 

20 July 2014

Tips Menghindari Hipnotis


Menjelang Idul Fitri, biasanya sebagian masyarakat Indonesia khususnya yang merantau sudah mulai sibuk dengan persiapan mudik, mulai dari transportasi, pakaian lebaran, oleh-oleh sampai gepokan rupiah, dengan tujuan dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, sekaligus berbagi kebahagiaan.
Namun khusus bagi mereka yang mudik menggunakan kendaraan umum harus menambah satu bekal lagi agar tujuan mudik dapat tercapai yaitu cara menghindari kejahatan Hipnotis atau Gendam.
Gendam adalah kejahatan penipuan menggunakan metode hipnosis, yang dipercaya menggunakan ilmu hitam atau magic atau sihir. Padahal secara teknis gendam merupakan salah satu atau gabungan dari teknik shock induction, Ericksonian Hypnosis, dan Mind Control (telepati, magnetism) dan termasuk dalam metode hypnosis modern yang sudah dikenal di dunia barat.
Hipnotis sebenarnya istilah buat pelaku yang mempergunakan kemampuan hipnosis. Ini persepsi yang harus kita buang dulu. Hipnosis sendiri adalah ilmu pengetahuan yang layak dipelajari oleh siapapun, jadi tidak ada kaitannya dengan ilmu hitam (Magic). Dia seperti pisau, bisa dipakai untuk memotong bawang atau malah membunuh. Tergantung pemakainya.
Sebagaimana diketahui bahwa tindakan kita itu digerakkan oleh pikiran (alam) sadar dan pikiran bawah sadar kita. Ketika pikiran bawah sadar kita bekerja, tentu pikiran sadar kita tidak berfungsi. Sehingga kita tidak bisa berpikir logis atau kritis. Di antara alam sadar dan alam bawah sadar, terdapat critical area yang membatasi. Hipnosis adalah tindakan untuk mengurangi peran area kritis tersebut hingga akhirnya pikiran bawah sadar kita terbuka. Saat hipnotis berhasil memasuki alam bawah sadar kita, tentu kita tidak menjadi kritis dan sangat mudah menerima sugesti. Mentransfer uang, menyerahkan kendaraan, atau lainnya, adalah hasil dari sugesti hipnotis tadi.
Cara untuk mengurangi peran area kritis ini biasanya disebut induksi. Tekniknya macam-macam. Di antaranya dengan pembingungan (misalnya dengan mengajukan pertanyaan yang membuat kita bingung), intimidasi (membuat kita terpana karena takut atau kagum), pengalihan mendadak, sugesti perlahan, atau yang lain. Kebanyakan hipnotis menggunakan kombinasi dari berbagai teknik tersebut.
Calon korban yang banyak diincar adalah wanita, remaja, orang yang terlihat kurang percaya diri, dan orang yang sendirian. Wanita diincar karena sering menggunakan perasaan sehingga critical areanya mudah terbuka. Remaja banyak diincar karena critical areanya masih tipis. Orang yang kurang percaya diri itu sugesti dirinya rendah sehingga mudah disugesti orang lain. Dan mereka yang sendirian, minimal mudah melamun atau bengong, sehingga peluang dihipnosis besar.

Secara teknis, untuk menghindari kejahatan hipnotis/gendam sangatlah mudah. Berikut ini tips untuk menghindari kejahatan gendam/hipnotis jalanan:
  1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis” (kita mensugesti diri sendiri). Rasa takut kita dimanfaatkan oleh pelaku hipnotis.
  2. Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati Anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.
  3. Hindari kontak mata dengan orang yang mencurigakan, serta waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika Anda fokus pada ucapannya/kontak mata, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.
  4. 4. Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Pada saat pikiran kosong, alam bawah sadar Anda terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.
  5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut ke bumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan Anda.
  6. Bila ada orang yang memiliki kebiasaan “latah” usahakan agar kalau bepergian ditemani oleh orang lain, karena latah adalah suatu kebiasaan membuka bawah sadar untuk mengikuti perintah. Usahakanlah untuk menghilangkan kebiasaan latah tersebut.
  7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang para pelaku kejahatan hipnotis melakukan aksinya secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.
  8. Jika Anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri Anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya!”.

Semoga tips ini bermanfaat agar terhindar dari kejahatan hipnotis/gendam pada saat mudik lebaran nanti.

Selamat bermudik, semoga selamat sampai tujuan dan sampaikan salam untuk keluarga disana


Judul Asli : TIPS MENGHINDARI HIPNOTIS SAAT MUDIK LEBARAN 
Oleh : Divisi Humas Mabes Polri

29 December 2013

Cairan Setan

5 Tips Amankan Motor Dari Pencuri Pakai 'Cairan Setan'







'Cairan Setan' Modus Baru Pencurian Kendaraan

Bagi para pengguna kendaraan bermotor, perlu diwaspadai adanya modus baru dalam pencurian motor. Para pelaku menggunakan cairan kimia khusus atau yang disebut 'cairan setan' untuk merusak rumah kunci motor. Mereka mulai meninggalkan penggunaan kunci T.
Pada umumnya para pelaku ini menaruh cairan tersebut di dalam botol suntikan. Kemudian mereka menyuntikkan cairan tersebut ke dalam rumah kunci motor yang diincar.
Dalam waktu singkat besi di dalamnya akan melumer yang membuat rumah kunci mudah dibuka seperti menggunakan kontak biasa.
Bagi para pemilik kendaraan bermotor khususnya yang sering parkir di tempat umum maka perlu menambahkan keamanan ganda pada kendaraannya. Sebab maling yang menggunakan cara ini, bisa beraksi dengan cepat dan tanpa kelihatan untuk di curigai, seperti pengendara biasa.(kpl/rd)









5 Tips Amankan Motor Dari Pencuri Pakai 'Cairan Setan'

Terkait modus pencurian kendaraan bermotor, mereka menggunakan zat kimia yang disebut 'cairan setan'. Perlu kita waspadai agar kendaraan kita tidak menjadi korban. Untuk mengamankan kendaraan kita salah satunya adalah dengan memberikan pengaman tambahan pada motor kita.
Berikut tips yang bisa dijadikan alternatif untuk mengamankan motor dari aksi para maling yang menggunakan cairan setan tersebut. Dan mereka sudah tidak lagi menggunakan kunci leter T. Sehingga cukup sulit untuk dikenali jika orang tersebut sedang beraksi menggunakan cairan setan.

Pertama parkir di tempat parkir resmi dan aman. Karena modus pencurian menggunakan cairan setan ini juga kerap beraksi di parkiran umum.
Kalau bisa, pilih saja lokasi parkir yang terdapat petugas yang selalu memeriksa STNK ketika akan meninggalkan tempat parkir, ada tiket bukti parkir, ada kamera pengawas CCTV, dan banyak petugas keamanan yang menjaga di sekitar tempat parkir.

Kedua parkir di tempat yang mudah diawasi. Jika memarkir motor selain di parkiran resmi, pastikan kendaraan mudah diawasi, karena pencuri sepeda motor hanya butuh kurang satu menit atau kurang untuk menggasak motor Anda.

Ketiga waspada jika ada mobil boks, pick up, dan truk yang berada di samping motor. Dari beberapa kasus yang terjadi, pelaku jenis mobil-mobil tersebut yang parkir di samping atau sekitar lokasi parkir motor Anda. Pencuri motor dapat dengan cepat menggotong motor Anda, kemudian membawa kabur motor Anda untuk selama-lamanya.

Keempat berikan tambahan kunci pengaman pada motor. Kunci motor Anda dengan kunci-kunci tambahan lainnya, seperti kunci roda, kunci stang, alarm, gembok, rantai, dan kunci disc cakram. Meskipun pengamanan ini masih bisa dihancurkan dengan cairan setan, paling tidak pencuri akan lebih sulit untuk beraksi.

Dari beberapa pengamanan, sepertinya menggunakan kunci rahasia pada pemutus kelistrikan yang disembunyikan di bagian tersmbunyi motor. Kendaraan akan lebih aman dari sindikat pencuri yang menggunakan cairan setan ini, sebab meski kunci telah dirusak arus listrik masih terputus di kunci rahasia.

02 December 2013

DIV PROPAM POLRI


Terus awasi kinerja Polri !!! 
Apabila Anda mengalami atau Anda mengetahui adanya pelanggaran Disiplin dan Kode Etik Profesi Polri, laporkan kepada Kami:
TIDAK DIPUNGUT BIAYA / GRATIS









Assalamu’alaikum wr. Wb.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT atas perkenannya Divisi Profesi dan Pengamanan (DIV PROPAM ) POLRI  pada tanggal 1 Juli 2010 telah mempunyai website resmi. Saya menyambut baik dan apresiasi terhadap pembuatan “website DIV PROPAM POLRI” sehingga secara resmi telah dapat dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Sesuai dengan amanat uu no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, mensyaratkan bahwa setiap badan atau lembaga publik wajib membuka akses publik terhadap seluruh kegiatan yang didukung oleh anggaran negara, melalui mekanisme dan pelaksanaan prinsip keterbukaan, akan tercipta kepemerintahan yang baik dan peran serta masyarakat yang transparan dan akuntabilitas yang tinggi sebagai salah satu prasyarat untuk mewujudkan demokrasi yang hakiki.

Perubahan yang telah dilakukan oleh DIV PROPAM POLRI menjadi electronic government menjadi salah satu tuntutan dari dinamika kehidupan masyarakat yang semakin maju,  sehingga kecepatan penanganan perkara-perkara yang melibatkan personel POLRI dapat dengan segera tertangani, sesuai dengan program quick wins yang dicanangkan POLRI. Responsifitas dan responsibilitas aparat pengawas internal, sangat dibutuhkan dalam mendukung program reformasi birokrasi POLRI, yang mensyaratkan good governance  pada organisasi POLRI yang kita cintai bersama ini.

Kepada para pengunjung website DIV PROPAM POLRI, kami mengucapkan selamat datang dan semoga website ini dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi dua arah yang aktif antara masyarakat dengan POLRI.

Dengan demikian akan tercipta rasa kebersamaan dan saling memiliki yang terjalin dalam suasana silaturahmi, sehingga terpanggil untuk dapat memberikan saran dan kritik yang positif sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam membangun kultur personel PROPAM yang profesional, disiplin, akurat dan beretika.

Demikian kata sambutan saya, semoga website DIV PROPAM POLRI  dapat bermanfaat bagi kita semua



Wassalamu’alaikum wr. Wb.







PROPAM adalah singkatan dari Profesi dan Pengamanan yang dipakai oleh organisasi POLRI pada salah satu struktur organisasinya sejak 27 Oktober 2002 ( Kep KAPOLRI Nomor : Kep/54/X/2002), sebelumnya dikenal Dinas Provos atau Satuan Provos POLRI yang organisasinya masih bersatu dengan TNI/Militer sebagai ABRI, dimana Provost POLRI merupakan satuan fungsi pembinaan dari Polisi Organisasi Militer / POM atau istilah Polisi Militer / PM.  

PROPAM adalah salah satu wadah organisasi POLRI berbentuk Divisi yang bertanggung-jawab kepada masalah pembinaan profesi dan pengamanan dilingkungan internal organisasi POLRI disingkat Divisi Propam Polri sebagai salah satu unsur pelaksana staf khusus POLRI di tingkat Markas Besar yang berada di bawah KAPOLRI.

Tugas PROPAM secara umum adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggung jawaban profesi dan pengamanan internal termasuk penegakan disiplin dan ketertiban di lingkungan POLRI dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota/PNS POLRI, yang dalam struktur organisasi dan tata cara kerjanya PROPAM terdiri dari 3 (tiga) bidang/wadah fungsi dalam bentuk sub organisasi disebut Biro (Biro Paminal, Biro Wabprof dan Biro Provos) :
a. Fungsi Pengamanan dilingkungan internal organisasi POLRI dipertanggungjawabkan kepada Biro Paminal 
b. Fungsi pertanggung-jawaban profesi diwadahi/dipertanggungjawabkan kepada Biro Wabprof
c. Fungsi Provos dalam penegakan disiplin dan ketertiban dilingkungan POLRI dipertanggungjawabkan kepada Biro Provos