Showing posts with label Kehutanan. Show all posts
Showing posts with label Kehutanan. Show all posts

13 December 2013

Indonesia Menanam









Gerakan Indonesia Menanam adalah sebuah gerakan peduli lingkungan yang pertama kali muncul dari inisiatif  sembilan (9) orang influencer yang peduli terhadap kondisi lingkungan hidup di Indonesia. Mereka prihatin melihat kondisi lahan hijau di Indonesia yang sudah semakin terkikis dan nyaris hilang jika tidak segera diperbaiki.

Indonesia memiliki total area hutan seluas 109 juta hektar, dengan 1.148.400 km2 adalah kawasan hutan hujan tropis. Kawasan hutan hujan tropis yang dimiliki Indonesia merupakan kawasan terbesar di Asia-Pasifik dan terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Republik Kongo.

Menurut Biodiversity Action Plan for Indonesia (Bappenas, 1991), hutan Indonesia adalah hutan paling kaya keanekaragaman hayatinya di dunia, dengan 447 spesies palm yang 225 diantaranya tidak terdapat di belahan dunia lain, lebih dari 400 spesies Dipterocarp dan 25.000 spesies tumbuhan berbunga. Sebagian besar hutan yang terdapat di Indonesia memainkan peranan besar untuk menjaga ekosistem dan dijadikan rumah bagi ribuan bahkan jutaan satwa liar.

Namun sangat disayangkan, laju kerusakan hutan di Indonesia tercatat menduduki peringkat tiga terbesar di dunia dengan laju deforestasi hutan mencapai 610.375,92 Ha per tahun. Dalam periode tahun 2000-2009, luas hutan Indonesia yang mengalami deforestasi sebesar 15,16 juta ha. Pulau Kalimantan menjadi daerah penyumbang deforestasi terbesar yaitu sekitar 36,32 persen atau setara dengan 5,50 juta ha. Laju kerusakan ini setara dengan hilangnya 364 lapangan bola per jam. Dan jika laju deforestasi tidak ditekan, diperkirakan pada tahun 2020 tutupan hutan di Jawa akan habis dan pada tahun 2030 tutupan hutan di Bali-Nusa Tenggara juga akan habis.

Karena kondisi hutan dan area hijau di Indonesia yang semakin memprihatinkan, Kementrian Kehutanan dan para influencer mengundang penggiat sosial media yang juga peduli terhadap isu lingkungan untuk berdiskusi mengenai penanggulangan kerusakan lingkungan, khususnya hutan.

Di dalam diskusi yang mengambil tema “Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon untuk Indonesia” ini, mereka berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap isu kerusakan hutan dan mencari ide untuk menghijaukan Indonesia.

Pada akhir diskusi, semua pihak yang terlibat sepakat dan berkomitmen untuk mendukung ide penghijauan Indonesia melalui Gerakan Indonesia Menanam yang resmi lahir di tahun 2011.

Gerakan Indonesia Menanam yang juga dilakukan untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional ini, akhirnya menjadi agenda tahunan Kementrian Kehutanan dan telah mengajak banyak pihak untuk mulai peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

Banyak daerah di Indonesia yang sudah turut andil melakukan gerakan ini seperti gerakan pembuatan kebun bibit rakyat di 10.000 titik, pembangunan persemaian modern di ibukota provinsi dan kabupaten, penanaman 1 milyar pohon di daerah-daerah dan masih banyak kegiatan lain.

Upaya ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat luas untuk mulai menjaga lingkungan dengan banyak menanam dan memelihara pohon. Mengingat betapa pentingnya hutan sebagai sumber kehidupan bagi manusia maupun makhluk hidup yang menjadikannya habitat, maka sudah saatnya bagi kita untuk melakukan aksi nyata menyelematkan lingkungan! Mari buat Indonesia semakin HIJAU!









Tags :
Program Penanaman 1 Milyar Pohon
Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon
Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon
Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon
Kementerian Kehutanan
Kementerian Kehutanan RI
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia
Dinas Kehutanan
Dinas Pertanian
Banyak Pohon Banyak Rejeki
Banyak Pohon Banyak Rezeki
OBIT
One Bilion Indonesian Trees
One Man One Tree
Pencanangan
Hari Pohon Internasional
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI)
Bulan Menanam Nasional (BMN)
Festreeval
http://www.indonesiamenanam.com
Indonesia Menanam
https://www.facebook.com/INDOmenanam
IndoMenanam
https://twitter.com/indomenanam
Indo Menanam
http://www.youtube.com/user/INDOmenanam

Aplikasi Pelaporan Online Program Penanaman 1 Milyar Pohon

OBIT

Aplikasi Pelaporan Online
Program Penanaman 1 Milyar Pohon



Kementerian Kehutanan
Direktorat Jenderal BPDAS PS
Direktoral Bina RHL

OBIT








Tag :
Program Penanaman 1 Milyar Pohon 
Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon 
Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon 
Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon 
Kementerian Kehutanan 
Kementerian Kehutanan RI 
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia 
Dinas Kehutanan 
Dinas Pertanian 
Banyak Pohon Banyak Rejeki 
Banyak Pohon Banyak Rezeki 
OBIT 
One Bilion Indonesia Tree 
Pencanangan 
Hari Pohon Internasional 
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 
Bulan Menanam Nasional (BMN) 
Festreeval
Indonesia Menanam
IndoMenanam 
Indo Menanam 



Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon























BUDAYAKAN MENANAM POHON UNTUK MENJAGA DAN MENYELAMATKAN BUMI



BENARKAH MENANAM POHON DAPAT MENJAGA DAN MENYELAMATKAN BUMI DARI KEHANCURAN ?
Ya, tentu saja! 
Karena dengan adanya pepohonan dan vegetasi lainnya diatas permukaan bumi, maka akan dapat mengelola sistem tata air yang sangat diperlukan bagi kelangsungan makhluk hidup. Melalui pepohonan air hujan yang jatuh ke bumi akan diatur sedemikian rupa : sebagian air akan diserap ke dalam tanah dan menimbulkan sumber mata air, sebagian lagi ditahan oleh perakaran untuk menjaga kesuburan tanah dan menumbuhkan tanaman-tanaman, sebagian lagi menjadi aliran permukaan menuju ke sungai-sungai yang selanjutnya dikembalikan ke laut. Dan dari lautan diuapkan oleh angin untuk diturunkan kembali sebagai hujan. Demikian seterusnya. Semua itu berjalan demi kelangsungan seluruh makhluk hidup di permukaan bumi ini.
Disamping itu, yang tak kalah pentingnya, pepohonan menghasilkan oksigen (O2) yang diperlukan bagi seluruh makhluk hidup untuk bernafas. Pepohonan juga berfungsi untuk menyerap emisi karbon (CO2) di atmosfer dan polutan lainnya. Sehingga uadara yang kita hirup menjadi bersih dan segar.
Pendek kata, hutan dan pepohonan sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu kita smua sudah seharusnya meningkatkan budaya menanam dan memelihara pohon sebagai warisan bagi anak cucu kita.
Sebaliknya, bayangkanlah apa jadinya jika seluruh permukaan bumi ini tanpa pepohonan ! Bumi akan menjadi tandus dan gersang di musin kemarau. Permukaan es di kutub utara dan kutub selatan akan mencair, air di permukaan laut akan naik. Jika terjadi hujan akan langsung ke permukaan bumi, sungai-sungai akan meluap maka akan terjadi bencana banjir yang hebat. Seluruh makhluk hidup akan terancam punah bukan ? inilah yang disebut dampak perubahan iklim akibat pemanasan global (global warning) …. Naudzubillahi min dzalik.




BAGAIMANA KOMITMEN PEMERINTAH ?
Presiden Republik Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 % dengan upaya sendiri atau sampai 4 %, dengan dukungan internasional pada tahun 2020 dalam rangka mitigasi perubahan iklim global.
Salah satu upaya yang diperlukan adalah penanaman dan pemeliharaan pohon yang dilakukan secara  masal oleh setiap komponen bangsa.
Pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2011 di Bogor Jawa Barat, Presiden RI telah mengamanatkan untuk melanjutkan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon pada tahun 2012 yang diselenggarakan secara Nasional dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan kritis serta antisipasi dampak perubahan iklim global.
Dalam rangka menindaklanjuti amanat Presiden, serta menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa timur Nomor : 522/13159/023/2012 tanggal 16 Juli 2012 perihal : Persiapan Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2012, Bupati Blitar telah menerbitkan Surat Edaran Nomor : 522/586/409.113/2012 tanggal 10 Agustus kepada seluruh Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Blitar, yang isinya menginstruksikan untuk :
  1. Melakukan kegiatan penanaman pohon bersama-sama dengan masyarakat pada lahan terbuka yang terlantar di luar dan di dalam kawasan hutan; dan
  2. Mengajak seluruh lapisan masyarakat serta membangkitkan semangat swadaya masyarakat dalam Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon.


Tujuan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2012 adalah untuk :
  • Menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor;
  • Menigkatkan konservasi keanekaragaman hayati (biodeversity);
  • Meningkatkan penyerapan karbon (CO2) di atmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim;
  • Mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat.


Mengingat pentingnya Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon sebagai upaya perbaikan lingkungan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, maka diharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta instansi terkait, kalangan pendidikan, TNI, POLRI, dan swasta untuk dapanya mendukung Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon di Kabupaten Blitar.



BENTUK KEGIATAN DAN SASARAN LOKASI PENANAMAN
Sasaran lokasi penanaman Satu Milyar Pohon adalah lahan kritis yang rusak/tidak produktif di dalam maupun di luar kawasan hutan. Beberapa jenis program dan kegiatan penanaman yang dilaksanakan oleh Pemerintah sesuai dengan sasaran lokasinya antara lain sbb :

I  Dalam Kawasan Hutan
  1. Rehabilitasi Hutan Konservasi dan Hutan Lindung
  2. Reklamasi Hutan Bekas Tambang
  3. Hutan Kemasyarakatan (HKn) dan Desa Hutan
  4. Hutan Tanaman Rakyat
  5. Hutan Tanaman Industri
  6. Rehabilitasi Hutan Mangrove/Hutan Pantai Rawa Gambut


II Luar Kawasan Hutan
  1. Hutan Rakyat
  2. Hutan Kota
  3. Penghijauan Lingkungan
  4. Perkebunan
  5. Hortikultura




POKJA GERAKAN PENANAMAN SATU MILYAR POHON
Guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon di Kabupaten Blitar, telah dibentuk Kelompok Kerja (POKJA) Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon Kabupaten Blitar Tahun 2012 yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Blitar dengan susunan sebagai berikut :

Penanggungjawab : Bupati
Ketua : Sekretaris Daerah
Sekretaris : Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan
Anggota : Dinas / instansi terkait dan Camat se-Kabupaten Blitar

Tugas Pokja Penanaman antara lain adalah melakukan koordinasi dan sinkronisasi program penanaman pohon di Kabupaten Blitar baik yang dialksanakan oleh Dinas/Instansi terkait maupun oleh masyarakat luas, sehingga pelaksanaan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon dapat berjalan secara terarah, terpadu dan berkelanjutan.



APA YANG DAPAT DILAKUKAN MASYARAKAT ?
Masyarakat dapat melaksanakan berbagai upaya penanaman pohon melalui kegiatan penghijauan lingkungan dengan sasaran lokasi pada lahan kosong dan terlantar, antara lain di sekitar permukiman, tegalan, pekarangan, lingkungan sekolah, lingkungan tempat ibadah, sekitar sumber mata air, sempadan sungai, terus jalan, serta lokasi lain di luar kawasan hutan.
Mengingat keterbatasan Pemerintah, maka kegiatan penanaman oleh masyarakat semaksimal mungkin melibatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat secara swadaya, baik dalam hal penyediaan bibit, tenaga, maupun sarana pendukung lainnya.
Jenis tanaman yang dipilih dapat berupa kayu-kayuan maupun jenis Multi Puposeses Tree Species (MPTS), yaitu tanaman yang dapat dimanfaatkan selain kayunya (buah, bunga, daun, dll) Pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan mepertimbangkan segi kemanfaatannya, baik dari aspek ekonomis, aspek peningkatan kualitas lingkungan, serta aspek sosial budaya setempat.




Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN)


Puncak Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 
dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2013

Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tanggal 28 November  dan Bulan Menanam Nasional (BMN) bulan Desember yang ditetapkan dengan  Keputusan Presiden RI No. 24 tahun 2008, hari ini Senin 25 November 2013 diperingati di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama dengan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II serta para pejabat tinggi negara dan duta besar negara sahabat menanam pohon pada acara tersebut yang diikuti secara massal di seluruh Indonesia. Tema peringatan HMPI dan  BMN tahun ini adalah “WARISKAN HUTAN YANG LEBIH BAIK UNTUK GENERASI PENERUS BANGSA”. Pemilihan tema ini dimaksudkan bahwa Indonesia konsisten melaksanakan pembangunan berkelanjutan untuk mewariskan hutan yang berfungsi baik bagi anak bangsa sebagai 
(1) Penyelamat lingkungan hidup dari ancaman banjir, tanah  longsor, kekeringan dan perubahan iklim, 
(2) Penyedia kebutuhan hasil hutan kayu dan non kayu, sumber pangan, energi, obat-obatan, 
(3) Penyedia jasa lingkungan berupa air, oksigen, wisata alam, 
(4) Pelestari keanekaragaman hayati flora dan fauna, 
(5) Tempat pendidikan dan penelitian.


Pada peringatan HMPI dan BMN tahun ini Presiden SBY menanam pohon Kalpataru (Hura crepitan) atau biasa dikenal dengan nama lain Buah Roda. Penghargaan diberikan kepada pemenang Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon tahun 2012 Tingkat Nasional yaitu Gubernur Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Bengkulu, Bupati Banyuwangi, Karangasem, dan Minahasa, serta Walikota Pasuruan, Ternate, dan Balikpapan. Sebagai Juara Umum Pemenang Lomba Wana Lestari tahun 2013 adalah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Keberhasilan gerakan penanaman 1 milyar pohon per tahun tidak hanya dilakukan oleh sektor kehutanan saja tetapi didukung oleh sector-sektor lain, juga oleh seluruh lapisan masyarakat dan pengusaha termasuk media. Penghargaan yang tinggi disampaikan kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar dalam pencapaian suksesnya penanaman pohon ini baik di pusat maupun di daerah. Sehingga kita dapat mewariskan hutan yang lebih baik dan terawat kepada generasi yang akan datang. 

Kementerian Kehutanan memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha non kehutanan yang telah berpartisipasi aktif melakukan gerakan penanaman hutan yaitu PT. Pertamina EP, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT. Djarum. Untuk pelaku usaha sektor kehutanan, penghargaan diberikan kepada Perum Perhutani, KPWN (Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara), dan  Usaha Konservasi PT. Duta Indonesia Djaya. Juga penghargaan diberikan kepada para pengusaha tambang atas upayanya melakukan reklamasi hutan di kawasannya yaitu PT. Aneka Tambang, Tbk dan PT. Bukit Asam, Tbk. Penghargaan ini dimaksudkan sebagai dukungan motivasi yang diharapkan dapat diikuti oleh yang lainnya. Selain itu juga penghargaankepada perguruan tinggi dan LSM yaitu UGM Yogyakarta dan Komunitas Pohon Indonesia. Sedangkan penghargaan perorangan diberikan kepada Mayjen TNI Doni Monardo (Penggiat Penanaman Pohon Penyerap Karbon), Andi Tenri Gappa (Penggiat Penanaman Pohon Penyerap Karbon), TGH Hasanain Juaini, LC (Perintis Konservasi Hutan dan Lahan di Pulau Lombok NTB), Pastor Marselinus Agot (Penggiat Bibit Pohon Berbasis Masyarakat di Klaten Jateng) dan Amin Sidik (Penggiat Tanaman Mangrove di Pasuruan Jatim).

Pada kesempatan ini pun Menteri Kehutanan menyerahkan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan, yaitu Izin Usaha Hutan Rakyat kepada  H. Herman (Ketua Kelompok Tani HTR Dusun Tampaning Desa Patampanua, Kec. Marioriawa, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan). Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan HKm kepada Antonius Seyli (Ketua Kelompok Tani HKm Adat Obo Bao, Desa Runut Kec. Waigete, Kab. Sikka, Prov. NTT) dan Hak Pengelolaan Hutan Desa  kepada Sarmadi (Ketua Panitia Lembaga Pengelolaan Hutan Desa Depati Junjung, Desa Taba Padang, Kec. Seberang Musi, Kabupaten Kapahiang Prov. Bali).

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi Ir. Sumarto, MM, Kepala Pusat Humas, Kementerian Kehutanan








Tag:
Kementerian Kehutanan 
Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon 
Banyak Pohon Banyak Rejeki

21 November 2013

Selamat Hari Pohon Sedunia


Selamat Hari Pohon Sedunia
21 Nopember 2013


Ayo Sukseskan Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon

Banyak Pohon Banyak Rejeki

13 November 2013

Penerimaan Program Bakti Sarjana Kehutanan Kementerian Kehutanan

PENERIMAAN TENAGA BAKTI SARJANA KEHUTANAN TAHUN 2014 
KEMENTERIAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA 

Dalam rangka melaksanakan pengabdian pada negara khususnya pembangunan kehutanan, sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.30 /Menhut-II/2013 tentang bakti sarjana kehutanan dalam pembangunan kehutanan. 
Kementerian Kehutanan memberikan kesempatan dan pengalaman kerja untuk menumbuhkembangkan profesi di lapangan bagi lulusan Sarjana Kehutanan, Diploma 4 Kehutanan dan Diploma 4 Penyuluhan Kehutanan melalui kegiatan BAKTI SARJANA KEHUTANAN (BASARHUT) ditempatkan pada Instansi atau unit pengguna Basarhut yang menyelenggarakan kegiatan pembangunan Kehutanan di seluruh Indonesia. 


 Pengumuman Pendaftaran :
1. Pendaftaran diumumkan secara resmi melalui website Kementerian Kehutanan RI (www.dephut.go.id)
2. Pendaftaran diakses secara online melalui website http://bp2sdmk.dephut.go.id/loker/basarhut

Silahkan unduh file dibawah ini untuk informasi lebih lengkap :
Pengumuman dan Rincian Formasi BASARHUT Kementerian Kehutanan