Showing posts with label Desain. Show all posts
Showing posts with label Desain. Show all posts
02 August 2014
29 April 2014
Desain Rumah yang Tahan Banjir
ArsitekNews – Banjir yang sering melanda Negara Vietnam menjadi inspirasi bagi h&p architects untuk mendisain rumah bambu anti banjir. Dengan modul 3m x 3m yang dirakit dengan baut sebagai pengikat elemen yang berbeda, bangunan ini cukup kuat menahan banjir setinggi 1.5m. Saat ini para arsiteknya sedang bereksperimen apakah bangunan ini cukup kuat bertahan dari banjir setinggi 3m. .
Struktur rangkanya terdiri dari potongan bambo, papan fiber dan daun kelapa dan finishingnya bisa disesuaikan dengan iklim dan bahan setempat. .
Bangunan ini dirancang untuk dapat diproduksi secara massal dan mudah dalam perakitan. Interior bangunannya juga multi fungsi karena bisa difungsikan menjadi rumah, ruang belajar, tempat pengobatan dan kemungkinan lainnya. .
Sumber:
Unik, Rumah Bambu Anti Banjir
http://arsiteknews.com/?p=1235
06 October 2013
Membuat Watermark di Dokumen dengan Mudah
Punya dokumen atau gambar yang ingin kamu bagi pada orang, namun kamu tidak ingin orang tidak bertanggung jawab mengakui hasil kerja kamu sebagai milik mereka? Kalau begitu watermark bisa jadi salah satu solusi spAcer!
Watermark pada dokumen merupakan ‘penanda’ dan ‘pelindung’ dokumen dari orang-orang yang tidak berkepentingan. Watermark adalah identitas dari si pemilik dokumen. Jadi, tidak sembarangan orang dapat menggunakan dokumen yang memiliki watermark tanpa seizin pemilik sah dokumen tersebut, spAcer.
Ada dua cara mudah untuk membuat watermark di dokumen. Pertama, jika dokumen yang akan diberi watermark merupakan file dalam bentuk word, maka kamu tinggal memanfaatkan fitur watermark yang sudah tersedia pada Ms. Word. Caranya adalah sebagai berikut
Jika kamu pengguna Ms. Word 2003, maka masuk ke tab ‘Format’> ‘Background’ > ‘Printed Watermark’ > Kemudian pilih ‘Text Watermark’ dan atur sesuai keinginan kamu, apa tulisan yang akan tampil, jenis font, sampai layout pada file.
Jika kamu pengguna Ms. Word 2010, klik tab Page Layout > Watermark > Pilih Watermark yang sudah disediakan atau kamu dapat memilih Custom Watermark untuk membuat Watermark khusus milikmu.
Hasilnya akan jadi seperti ini (contoh)
Cara kedua untuk membuat watermark adalah menggunakan Adobe Photoshop. Tenang spAcer, jangan takut dulu mendengar kata Photoshop, cara yang digunakan cukup mudah kok. Kamu pasti bisa melakukannya. Langkahnya adalah sebagai berikut:
Buat dokumen baru dengan cara klik ‘File’> ‘New’ > Atur lebar dan panjang yang kamu inginkan (misalnya width: 300, height: 200) kemudian pilih ‘transparent’> ‘Ok’
Tulis kata yang ingin kamu jadikan watermark menggunakan ‘Type Tool’
Ketik kata yang ingin kamu jadikan watermark, pada contoh ini misalnya www.acerid.com
Nah, watermark sudah jadi. Tinggal save file ini dengan format .psd agar bisa di-edit lagi sewaktu-waktu ya spAcer.
Untuk menggunakan watermark ini, bukalah sebuah file gambar di photoshop, dan buka juga file watermark ini.
Masukkan watermark ke dalam gambar menggunakan ‘Move Tool’. Caranya, tinggal klik dan drag teks watermark ke arah gambar. Kemudian atur posisi watermark.
Setelah mengatur posisi yang kamu inginkan. Atur watermark agar menjadi agak transparan dengan menurunkan angka ‘Opacity’ yang ada di toolbar sebelah kanan.
http://www.acerid.com/2012/05/membuat-watermark-di-dokumen-dengan-mudah/
Logo Browser & Operating System
Arti di Balik Logo-Logo OS dan Browser
Semua perusahaan, apapun itu, tentu memiliki logo masing-masing. Tidak terkecuali operating system, browser atau search engine yang logo-nya tentu sudah akrab di mata spAcer seperti Windows, Google, Mozilla Firefox dan lain-lain. Begitu terkenalnya logo-logo ini sampai orang bisa mengetahui nama perusahaan hanya dari melihat logo.
Ternyata, di balik logo-logo ini tersimpan kisah yang cukup menarik lho spAcer! Yuk simak satu-persatu!
Microsoft Windows
Pada awalnya, jika melihat logo Windows, yang terpikir tentu gambar bendera yang melambai. Padahal, logo windows adalah gambar jendela (dalam bahasa Inggris, jendela=window). Menurut pihak Microsoft, jendela adalah sebuah kiasan yang sangat baik untuk menggambarkan teknologi komputasi karena pada dasarnya, Microsoft dan Windows ingin ‘memberikan’ teknologi ke tangan para penggunanya dan mengajak user melakukan berbagai hal dengan teknologi tersebut sesuai perspektif masing-masing user.
Google
Memang, tidak ada yang luar biasa dari logo search engine favorit banyak orang ini. Namun tahukah spAcer, bahwa Google diambil dari mengutak-atik kata ‘Googol’ yang artinya angka 1 yang diikuti seratus angka 0. Logo Google sendiri terdiri dari empat warna yang merupakan warna utama, namun warna tersebut tidak digunakan sesuai urutan yang seharusnya sebagai tanda bahwa Google memiliki prinsip ‘tidak mengikuti aturan yang ada’.
Linux
Logo Linux adalah sebuah penguin yang diberi nama ‘Tux’. Tux diciptakan oleh oleh Larry Ewing dan kabarnya, Tux merupakan kepanjangan dari ‘Torvalds UniX’. Linus Torvalds, pembuat Linus Kernel, mengatakan bahwa ia memiliki kecintaan terhadap binatang penguin dan ia ingin agar logo Linux berupa penguin yang lucu dan menggemaskan spAcer! Jadilah penguin gemuk yang lucu ini kemudian dinobatkan sebagai logo Linux.
Mozilla Firefox
Sebenarnya ‘Firefox’ merupakan sebutan untuk binatang Red Panda, sayangnya binatang ini dirasa tidak cocok untuk menjadi image untuk Mozilla Firefox. Pada akhirnya, binatang rubah yang kemudian dipakai sebagai logo. Logo Mozilla Firefox ini dibuat dengan tujuan membuat kesan yang bagus dan mudah diingat tanpa terlihat terlalu ‘ramai’
Chrome
Seperti hal-nya logo Windows, logo Chrome memiliki 4 warna dasar yang kemudian disusun menjadi bentuk bulatan dan disebut ‘Chrome Ball’. Logo yang tadinya berbentuk 3D kini berubah menjadi lingkaran biasa. Kabarnya icon baru Chrome ini merupakan gambaran dari semangat Chrome untuk membuat web yang lebih cepat, ringan dan mudah diakses untuk semua orang.
http://www.acerid.com/2012/10/arti-di-balik-logo-logo-os-dan-browser/
Subscribe to:
Posts (Atom)